Not Natural, Not Neutral: Bahasa Bencana Menentukan Siapa yang Dilindungi
Bahaya bisa alami. Tapi siapa yang terdampak bukan soal kebetulan.
Air bisa menjadi perantara kesucian, ingatan, dan identitas.
Min #ASIK · 7 menit baca · Catatan editorial
Ilustrasi generatif, bukan foto narasumber atau dokumentasi kejadian.
Membaca The Political Economy of Mountain Java karya Hefner membuka percakapan tentang hubungan ekonomi, budaya, dan lanskap. Air tidak hanya hadir sebagai materi yang bisa dipindahkan dan dihitung, tetapi juga sebagai bagian dari praktik sosial.
Sungai bukan sekadar saluran. Ia bisa menjadi pembuluh darah kehidupan bersama.— Refleksi Min #ASIK
Dalam Halaqah Damai, air dibaca sebagai perantara kesucian. Bagi masyarakat adat, sungai dapat menjadi pembuluh darah kehidupan. Mengabaikan makna tersebut membuat kebijakan kehilangan cara warga memahami dunianya.
Mengkritik materialisme eksklusif bukan berarti semua sifat fisik air bisa dijelaskan secara sosial. Kita perlu menghindari oversocializing: air tetap memiliki batas ekologis dan kualitas material. Beragam cara mengetahui bisa saling melengkapi.
Tulisan dikembangkan dari ringkasan editorial. Kutipan terjemahan/parafrasa diberi keterangan; pertanyaan dan refleksi bukan kesimpulan penelitian. Rujukan ditampilkan sesuai bahan yang tersedia, tanpa mengada-adakan tautan.
Nggak harus langsung punya jawaban. Kadang, pertanyaan yang baik justru awal dari percakapan.
Bagikan perspektifmu
Manusia & PengetahuanBahaya bisa alami. Tapi siapa yang terdampak bukan soal kebetulan.
Manusia & PengetahuanKetika angka dianggap paling benar, apa yang hilang dari cerita orang?
Manusia & PengetahuanDevyra mengajak kita melampaui jargon inklusivitas.