Kembali eksplor
Lingkungan & KekuasaanCatatan #ASIK

Pancasila dan Pembangunan Air

Membaca ulang lima sila lewat air yang mengalir ke kehidupan kita.

Min #ASIK · 8 menit baca · Catatan editorialIlustrasi editorial: Pancasila dan Pembangunan Air

Ilustrasi generatif, bukan foto narasumber atau dokumentasi kejadian.

Lima sila, pertanyaan baru

Sila pertama mengajak kita melihat dimensi agama dan budaya yang sering absen dari pembangunan air. Sila kedua mempertanyakan pembangunan teknokratik yang lupa pada martabat manusia. Sila ketiga bukan alasan untuk membungkam perbedaan atau menormalkan militerisasi proyek.

Keadilan lingkungan juga perlu memberi ruang bagi yang bukan manusia.— Refleksi Min #ASIK

Siapa duduk di meja keputusan?

Sila keempat menuntut partisipasi lintas kelas. Apakah warga terdampak, komunitas adat, dan penyandang disabilitas bisa ikut menentukan, atau hanya diminta mengesahkan keputusan yang sudah selesai?

Tiga dimensi keadilan

Sila kelima bisa dibaca melalui distribusi manfaat dan beban, rekognisi identitas dan pengalaman, serta partisipasi dalam keputusan. Sungai, hutan, dan makhluk non-manusia juga menanggung dampak pembangunan.

Sumber & catatan bacaan

  • Pancasila
  • Literatur keadilan lingkungan: distribusi, rekognisi, partisipasi

Tulisan dikembangkan dari ringkasan editorial. Kutipan terjemahan/parafrasa diberi keterangan; pertanyaan dan refleksi bukan kesimpulan penelitian. Rujukan ditampilkan sesuai bahan yang tersedia, tanpa mengada-adakan tautan.

PERTANYAAN PEMANTIK

Pembangunan air yang adil itu adil untuk siapa?

Nggak harus langsung punya jawaban. Kadang, pertanyaan yang baik justru awal dari percakapan.

Bagikan perspektifmu