Pancasila dan Pembangunan Air
Membaca ulang lima sila lewat air yang mengalir ke kehidupan kita.
Bagaimana kalau alam bukan sekadar sesuatu yang kita kuasai?
Min #ASIK · 7 menit baca · Catatan editorial
Ilustrasi generatif, bukan foto narasumber atau dokumentasi kejadian.
Gagasan kedaulatan berubah dari kuasa raja menjadi kuasa rakyat, antara lain melalui pemikiran Locke dan Rousseau. Ketika diterapkan pada sumber daya alam, pertanyaan pentingnya bukan hanya negara berhak mengelola apa, tetapi untuk kepentingan siapa pengelolaan itu berlangsung.
Dunia alami tidak hanya bekerja dengan cara tertentu; seolah ia juga seharusnya bekerja dengan cara itu.— Parafrasa Wapner (2002)
Permanent Sovereignty over Natural Resources mendapat tempat dalam resolusi PBB pada 1962 dan 1974. Prinsip yang seharusnya melindungi hak masyarakat dapat dipakai untuk membenarkan eksploitasi. Legalitas tidak otomatis membuat setiap keputusan adil bagi warga maupun makhluk non-manusia.
Bayangkan jogging bersama: alih-alih memaksa teman mengikuti kecepatan kita, kita menyesuaikan pace. Gagasan alam yang berdaulat mengajak manusia mengenali batas dan ritme ekosistem. Kita bagian dari alam, bukan penonton yang bebas mengatur semuanya.
Tulisan dikembangkan dari ringkasan editorial. Kutipan terjemahan/parafrasa diberi keterangan; pertanyaan dan refleksi bukan kesimpulan penelitian. Rujukan ditampilkan sesuai bahan yang tersedia, tanpa mengada-adakan tautan.
Nggak harus langsung punya jawaban. Kadang, pertanyaan yang baik justru awal dari percakapan.
Bagikan perspektifmu
Lingkungan & KekuasaanMembaca ulang lima sila lewat air yang mengalir ke kehidupan kita.
Lingkungan & KekuasaanDi balik kecerdasan buatan, ada air, kerja, dan pilihan manusia.
Lingkungan & KekuasaanCerita masyarakat, ritual, dan perlawanan di tengah perubahan.